Psikologi menurut para ahli:

1.Rene Descartes (1596-1650)
Seorang ahli matematika, ahli ilmu faal dan ahli filsafat yang mempunyai perhatian besar terhadap gejalan kejiwaan. Menurut Rene definisi psikologi adalah ilmu yang mempelajari kesadaran dan kesadaran itu sendiri adalah faktor yang paling menentukan dalam psikolohi karena sampai sekarang alirannya mementingkan kesadaran. Rene menerapkan dalam keterangannya menerangkan tingkah laku hewan dan manusia dalam teori mekanistisnya dengan mengatakan manusia dan hewan seringkali bereaksi terhadap rangsangan yang datang dari lingkungannya atas dasar prinsip reflek. (Prof. Dr. Sarlito W. Sarwono, berkenalan dengan aliran dan tokoh psikologi 2002: 29-30)

2.Plato (427-347 SM)
Seorang penganut dualisme yang sebenar-benarnya. Menurut plato psikologi/dunia kejiwaan adalah dunia yang berisi ide-ide yang berdiri sendiri dan terlepas dari pengalaman hidup sehari-hari. Hal ini terutama terdapat pada orang dewasa dan kaum intelektual. Menurut Plato orang dewasa dan kaum intelektual dapat membedakan mana yang juwa dan mana yang tubuh namun terhadap anak0anak jiwa dan badan mereka masih bercampu, belum dapat dipisahkan ide dari benda-benda konkret. (Prof. Dr. Sarlito W. Sarwono, berkenalan dengan aliran dan tokoh psikologi 2002: 22 )

3.Carl Gustav Jung (1875-1961)
Seorang tokoh psikoanalisa dari Swiss yang merupakan salah satu seorang sarjana yang banyak mencurahkan perhatiannya untuk menyelidiki arti kata psikologi yang di tinjau dari segi harafiahnya. Menurut Carl, kata psikologi sendiri memiliki banyak arti dari berbagai bahasa dan pengertian. Kata psyche dan anemos yang dia temukan dikaitkan dengan kata lain yang berdekatan dengan pengertian psikologi itu sendiri dan dia menemukan satu pengertian sendiri tentang psikologi yaitu ilmu yang ada untuk membahas tentang sesuatu yang bernyawa. Dan dalam segi lain juga berpendapat bahwa psikologi adalah anggapan bahwa jiwa selalu di ekspresikan melalui raga dan badan serta dapat mempelajari jiwa manusia melalui ekspresi-ekspresinya yang disimpulkan sebagai ilmu tentang tingkah laku. (Prof. Dr. Sarlito W. Sarwono, berkenalan dengan aliran dan tokoh psikologi 2002: 4-7)

4.Sigmund Freud (1856-1939)
Tokoh pendiri psikoanalisa berpendapat tentang psikologi yaitu bahwa jejak-jejak permanen dari tingkah laku tidak hanya terdapat dalam kesadaran seseorang, melainkan juga terdapat dalam ketidaksadarannya. Freud juga mengemukakan suatu teori bahwa kehidupan kejiwaab seseorang ada tiga kualitas yaitu kesadaran, bawah sadar, dan ketidaksadaran. Dan akibat pendapat dari Freud, dia menggagalkan teori dari teori Rene Descrates. (Prof. Dr. Sarlito W. Sarwono, berkenalan dengan aliran dan tokoh psikologi 2002: 8-9).

5.Hippocrates (460-377 SM)
Tokoh ini dikenal sebagai “Bapak Ilmu Kedokteran” mendasarkan pandangannya pada teori psikologi Empedocles yang mengatakan bahwa manusia dapat dibagi-bagi dalam empat golongan berdasarkan tempramentnya. Empat golongan itu adalah:
•Sanguine : orang yang mempunyai kelebihan daah dan temprament yang gembira.
•Melankolik : orang yang terlalu banyak sumsum hitam dan tempramennya pemurung.
•Kholerik : orang yang terlalu banyak sumsum kuning dalam tubuhnya, bertempramen semangat dan gesit.
•Phlegmatik : orang yang terlalu banyak lendir dalam tubuhnya dan bertempramen lamban.
(Prof. Dr. Sarlito W. Sarwono, berkenalan dengan aliran dan tokoh psikologi 2002: 20).

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s